Puisi Suami Minta Poligami

Istriku,
Jika engkau bumi, akulah matahari
Aku menyinari kamu
Kamu mengharapkan aku
Ingatlah bahtera yg kita kayuh, begitu penuh riak gelombang
Aku tetap menyinari bumi, hingga kadang bumi pun silau

Lantas aku ingat satu hal
Bahwa Tuhan mencipta bukan hanya bumi, ada planet lain yg juga mengharap aku sinari

Jadi………
Relakanlah aku menyinari planet lain, menebar sinarku
Menyampaikan faedah adanya aku, karna sudah kodrati
dan Tuhan pun tak marah…

=================

Balasan Puisi sang istri …

Suamiku,

Bila kau memang mentari, sang surya penebar cahaya
Aku rela kau berikan sinarmu kepada segala planet yg pernah TUHAN
ciptakan karna mereka juga seperti aku butuh penyinaran dan akupun juga
Tak akan merasa kurang dengan pencahayaanmu….

AKAN TETAPIIIIIIII..

Bila kau hanya sejengkal lilin yg berkekuatan 2.5 watt, jangan bermimpi menyinari planet lain!!!
Karena kamar kita yg kecil pun belum sanggup kau terangi
Bercerminlah pd kaca di sudut kamar kita, di tengah remang-remang Pencahayaanmu

Coba liat siapa dirimu… MENTARI atau LILIN ?
dan yg terpenting wahai suamiku………..langkahi dulu mayatku!!!!

πŸ˜€πŸ˜€πŸ˜€


20 comments

  1. Assalaamu’alaikum salaam wr.wb, saudara Satar…

    Hehehe… setuju banget sama puisi sang isteri. Satu sindiran pedas buat sang suami. Lagi hebat, harus langkah mayat dulu dong… hehehe.

    Harus sang suami melihat upaya diri dari banyak sudut bukannya mengambil kesempatan atas “upaya matahari”. Kerana kerja poligami ini tidak semudah yang dibayangkan jika hanya mahu mengumpul banyak isteri.

    Bukan tidak setuju, bahkan poligami diharuskan buat mereka yang benar-benar bisa berpoligami menurut islam.

    Terima kasih ya, kunjungan pertama sudah menyenangkan dengan surat-surat yang bisa membuat sesiapa tersenyum.

    Salam kenal dari Sarikei, Sarawak.πŸ˜€

    • Walaikum salam ukhi Siti Fatimah
      sepertinya ukhti yg faham masalah poligami dan tentunya lebuh memahami perasaan wanita, kalau saya kan lakai2 yg kadang kurang memahami ituπŸ˜€πŸ˜€
      salam kenal balik buat ukhti Fatima Dari Lombok Indonesia meski terbentang jarak dan beda negara mudah2an jalinan silaturrahmi ini membawa berkah..amin


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s